MAKALAH TENTANG TRANSLITERASI DALAM BAHASA INDONESIA

Tugas Bahasa Indonesia

MAKALAH TENTANG TRANSLITERASI DALAM BAHASA INDONESIA

DISUSUN

OLEH

KELOMPOK IV

MUHAMAD ANFAR

SARLAN

LAKAMIUDIN

LISHAYATI

Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri

(STAIN) KENDARI

2010

 

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa  yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya  sehingga penyusunan tugas ini dapat diselesaikan.

Tugas ini disusun untuk diajukan sebagai  tugas  matrikulasi mata kuliah Bahasa Indonesia dengan judul “TRANSLITERASI DALAM BAHASA INDONESIA”.

Demikianlah tugas ini disusun semoga bermanfaat, agar dapat memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia.

Kendari, Oktober, 2010

Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB I   PENDAHULUAN

  1. 1. LATAR BELAKANG
  2. 2. TUJUAN
  3. 3. PERMASALAHAN

BAB II   PEMBAHASAN

BAB III  KESIMPULAN

  1. 1. KESIMPULAN
  2. 2. SARAN

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Alih aksara ( transliterasi) huruf Arab ke huruf Latin dalam ejaan bahasa Indonesia diatur dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri P dan K Nomor 158 tahun 1987 – Nomor: 0543 b/u/1987, Transliterasi merupakan sala satu program penelitian yang pelaksanaanya dimulai pada tahun 1983/1984 untuk mencapai rumusan yang lebih baik. Transliterasi ini memang dihajatakn untuk semua Bangsa  dalam menuliskan bahasanya, karena ketidak adanya pedoman yang baku yang dapat dipergunakan oleh masyarakat tersebut. Dari hasil itu diketahui bahwa selama ini masyarakat masih mempergunakan transliterasi  yang  berbeda-beda.

  1. Tujuan

Dalam menuju arah itu penulis berusaha menyusun pedoman yang diharapkan berlaku secara nasional.

  1. Permasalahan

Pada makalah ini penulis mengemukakan beberapa permasalahan, yaitu:

  1. Apakah pengertian transliterasi(alih aksara)
  2. Bagaimana Penyerapan kata dalam transiliterasi(alih aksara)
  3. Bagaimana Pedoman transliterasi(alih aksara )

BAB II

PEMBAHASAN

  1. A. Pengertian  Tentang Transliterasi

Alih adalah pindah atau ganti transliterasi dimaksudkan sebagai pengalih hurufan  dari abjad yang satu ke abjad yang lain. Menurut kamus besar Indonesia Transliterasi atau alih huruf adalah penggantian huruf dari huruf abjad yang satu ke abjad yang lain (terlepas dari lafal bunyi kata yang sebenarnya).

Jadi transliterasi adalah pengalihan suatu jenis huruf  kejenis huruf lainya , misalkan alih aksara,dari aksara jawa kehuruf latin, dari huruf jawi ke huruf latin, dari aksara arab kehuruf latin.  Beberapa penulis menggunakan sumber berbahasa Inggris berserta alih aksaranya,dalam bahasa Inggris yang sering digunakan adalah alih aksara Qalam, kadang-kadang perbedaan alih aksara ini dengan alih aksara kritis Indonesia menimbulkan kesalahpahaman dan kekeliruaan pembacaan. Contoh alih aksara Qalam (Inggris) , Omar, hadith. Alih aksara kritis Indonesia, Uts, mar, hadits.

  1. B. Penyerapan Kata Dalam Transliterasi

Kata dari bahasa Arab yang diserap ke dalam bahasa Indonesia mengalami penyederhanaan atau perubahan, baik dalam hal penulisan maupun pengucapannya. Sebagai contoh, huruf ق (qaf) pada Irak, Ya’kub, akhlak, fikih, kadar, dan kaidah telah diserap menjadi k; sedangkan pada pada Qur’an dan Masjidil Aqsa tetap bentuknya dan dialihaksarakan sebagai q.

Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara alih aksara dan kata serapan tersebut.

No. Penulisan Arab Alih aksara kritis Alih aksara diplomatik[4] Perubahan Kata dari alih aksara kritis Kata serapan
1. عَ ‘a ‘a A Assalamu’alaykum, ‘Ashr, ‘Abdullah, ‘Abdul Muththalib, ‘Aisyah, ‘Amr, Assalamualaikum, Ashar, Abdullah, Abdul Muttalib,
2. عِ ‘i ‘i I ‘Isa, ‘Isya’, ‘Idul Fithri, ‘Idul Adhha, al-‘Iraq, dhu’afa’, dha’if, adh-Dha’ifah Isa, Isya, Idul Fitri, Idul Adha, Irak, duafa, dhaif, adh-Dhaifah
3. عُ ‘u ‘u U ‘Umar ibn al-Khaththab, Umar bin Khattab,
  1. C. Pedoman transliterasi (alih aksara)

Tabel di bawah ini menyajikan pedoman alih aksara

Huruf Arab Alih aksara Keterangan
ا
ب B b
ت T t
ث Ṡ ṡ s dengan satu titik di atas
ج J j
ح Ḥ ḥ h dengan satu titik di bawah
خ Kh kh
د D d
ذ Ż ż z dengan satu titik di atas
ر R r
ز Z z
س S s
ش Sy sy
ص Ṣ ṣ s dengan satu titik di bawah
ض ḍ Ḍ d dengan satu titik di bawah
ط Ṭ ṭ t dengan satu titik di bawah
ظ Ẓ ẓ z dengan satu titik di bawah

Penulisan kata majemuk dapat dilakukan menurut alih aksara kata perkata atau alih bunyi.

Transliterasi Transkripsi
Abd Allah Abdullah, Abdillah, Abdallah
Nashir al-Din Nashiruddin
Sidrat al-Muntaha Sidratul Muntaha
Syu’ab al-Iman Syu’abul Iman

Ditulis berdasarkan alih aksara (transliterasi) atau alih bunyi (transkripsi). Transliterasi ini mengikuti gaya penulisan dalam bahasa Inggris atau untuk keperluan pengurutan abjad, sedangkan transkripsi lebih banyak penggunaannya dalam bahasa Indonesia yang cenderung menuliskan kata sebagaimana pengucapannya.

Transliterasi Transkripsi
al-Din ad-Din
al-Rahman ar-Rahman
al-Tirmidzi at-Tirmidzi

Ditulis dengan huruf kapital (Al) atau tidak (al).

Al Al
Al-Qur’an al-Qur’an
Al-Bukhari al-Bukhari
Al-Albani al-Albani

 

 

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

  1. KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas dapat kita tarik beberapa kesimpulan yang mendasari penulisan ini, diantaranya:

Transliterasi adalah pengalihan suatu jenis huruf  kejenis huruf lainya , misalkan alih aksara,dari aksara jawa kehuruf latin, dari huruf jawi ke huruf latin, dari aksara arab kehuruf latin.  Beberapa penulis menggunakan sumber berbahasa Inggris berserta alih aksaranya,dalam bahasa Inggris yang sering digunakan adalah alih aksara Qalam, kadang-kadang perbedaan alih aksara ini dengan alih aksara kritis Indonesia menimbulkan kesalahpahaman dan kekeliruaan pembacaan. Contoh alih aksara Qalam (Inggris) , Omar, hadith. Alih aksara kritis Indonesia, Uts, mar, hadits.

Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara alih aksara dan kata serapan tersebut.

No. Penulisan Arab Alih aksara kritis Alih aksara diplomatik[4] Perubahan Kata dari alih aksara kritis Kata serapan
1. عَ ‘a ‘a A Assalamu’alaykum, ‘Ashr, ‘Abdullah, ‘Abdul Muththalib, Assalamualaikum, Ashar, Abdullah, Abdul Muttalib,
2. عِ ‘i ‘i I ‘Isa, ‘Isya’, ‘Idul Fithri, ‘Idul Adhha, al-‘Iraq, Isa, Isya, Idul Fitri, Idul Adha, Irak,
3. عُ ‘u ‘u U ‘Umar ibn al-Khaththab, Umar bin Khattab,

Tabel di bawah ini menyajikan pedoman alih aksara diplomatis.

Huruf Arab Alih aksara Keterangan
ا
ب B b
ت T t
ث Ṡ ṡ s dengan satu titik di atas
ج J j
ح Ḥ ḥ h dengan satu titik di bawah
خ Kh kh
د D d
ذ Ż ż z dengan satu titik di atas
  1. SARAN

Berdasarkan hasil makalah tersebut penulis menyarankan agar kita senaantiasa menggunakan bahasa yang sesuai dengan metode yang telah di tetapakan oleh kaidah  Bahasa Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

Menyederhanakan kata dalam bahasa Indonesia. SOLOPOS.

Abdul Gaffar Ruskhan. Kompas Bahasa Indonesia, halaman 13. Jakarta: Grasindo, 2007.

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan

Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri P dan K Nomor 158 tahun 1987 – Nomor: 0543 b/u/1987.

Diperoleh dari: http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pedoman_alih_aksara_Arab_ke_Latin

// //

About these ads

Tentang muhamadanfar

hidup adalah kesempatan
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s